News

Mencetak Kaum Inteligensi Masa Kini ( Liputan Khusus Kunjungan Edukasi SMPIT Fitrah Hanniah)

Murid bukan kerbau yang di tusuk hidungnya oleh pengembala (baca:guru). Mungkin itu kalimat yang harus kita sematkan kepada seluruh guru di dunia. Biarkan mereka berfikir dengan segala daya kritis dan kreatifitas di kepalanya. Sekolah SMPIT Fitrah Hanniah baru saja mengaplikasikan penggabungan metode belajar inkuiri learning dan quantum learning masa kini. Bagaimana siswa di asah untuk berfikir kreatif dan kritis dalam pembelajaran kunjungan edukasi virtual bekerjasama dengan Museum Geologi Bandung (18/11). Antusias siswa dan siswi SMPIT Fitrah Hanniah begitu bergelora ketika pemandu wisata dari tim museum geologi menjelaskan tentang lapisan-lapisan bumi dan bagaimana alam ini di ciptakan. Sontak sesi tanya jawab belum di buka ananda langsung bertanya, “Bagaimana alam ini di ciptakan, benarkah teori bigbang tersebut? Bagaimana bisa, sedangkan Allah menciptakan Matahari terbit dari Timur dan terbenam di Barat seperti penjelasan al-Qur’an surat Al-Muzzammil ayat 9

 رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَاتَّخِذْهُ وَكِيلًا

Allah berfirman, “(Dialah) Tuhan yang mengatur tempat terbit dan tempat terbenam . Tidak ada tuhan selain Dia. Maka jadikanlah Dia sebagai pelindung.”

Begitulah bentuk antusias siswa. Di kutip dari sambutan kepala unit SMPIT Fitrah Hanniah “kepada ananda, ini adalah momen kalian untuk mengeksplorasi pemikiran saintis kalian, maka kami sangat berharap kalian benar-benar serius dan teliti mengikuti kunjungan edukasi virtual kali ini, semoga Allah meridhoi segenal aktivitas kita semua”. Dan mereka menjawab harapan kami semua sebagai mentor untuk ananda sekalian. SMPIT Fitrah Hanniah mempunyai konsep belajar yang visioner, dimana masa pandemi ini anak-anak sudah sangat jenuh belajar di rumah, dan kunjungan edukasi virtual yang bekerjasama dengan Museum Geologi adalah segelintir jawaban dari kejenuhan mereka.

Hari ini dan semoga untuk hari-hari berikutnya, SMPIT Fitrah Hanniah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk bisa terus mengabdi dalam ranah pendidikan. Ini juga tidak lepas dari dukungan orang tua siswa untuk bisa mendukung penuh aktivitas belajar dari rumah. Maka dengan itu, menciptakan generasi inteligensi tidak semudah dan tidak secepat membalikan telapak tangan, harus menempuh beberapa tanjakan dan onak yang penuh duri. Dan kami berharap SMPIT Fitrah Hanniah dapat menjawab tantangan zaman serta terus dapat menciptakan generasi Inteligensi yang islami.

Penulis: Izzuddin Ahsan

 

Leave a comment

CLOSE
CLOSE