News

Lintas Negara, Temu kangen dengan Alumni di Negeri Sakura ( Laporan khusus Talkshow “NGULIK” edisi perdana)

Cibitung, 19 Februari 2021. Euforia dikala berseminya bunga sakura merupakan gemuruh yang paling dinanti bagi mereka yang memimpikan Jepang tiada henti. Tentu saja, Jepang telah menjadi negara terfavorit sejak lama karena banyak yang menjadikannya pilihan sekaligus impian untuk berjibaku melangkahkan harapan dan mengumpulkan rangkaian pengalaman bagi kehidupan.

Tidaklah sulit, bahkan bagi kita yang selalu meyakini bahwa Allah-lah satu-satunya penolong hingga langkah itu tiba. Sebagaimana Allah SWT berfirman,

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْر

Artinya: “Allah menginginkan bagi kalian kemudahan, dan (Allah) tidak menginginkan bagi kalian kesulitan.” (QS. Al-Baqarah : 185)

Tertera jelas bahwa tak ada kesulitan yang akan kita hadapi melainkan tahapan menelusuri tujuan hingga kemudahan itu berada secara nyata tepat dihadapan kita atas ridho-Nya. Inilah yang dirasakan oleh kak Rama, kak Ilyas, kak Kinan dan kak Winda atas hasil perjuangan mereka dalam menapaki cita-cita hingga mengarungi 4 musim yang beragam dan indahnya pesona sakura yang melingkupi setiap sudut negara Jepang setelah lulus dari SMKIT FITRAH HANNIAH.

Hal ini lantas menjadi langkah baru bagi SIT FITRAH HANNIAH untuk senantiasa menghadirkan pendidikan lanjutan. Yaitu salah satunya di Negeri Sakura dalam bentuk kuliah & kerja. Program ini telah berjalan selama kurang lebih 2 tahun, dan program beasiswa ini menghadirkan kisak-kisah menarik yang asyik serta dapat menghadirkan edukasi ciamik bagi para penikmatnya.

NGULIK (Ngobrol Seputar Alumni SMK) episode perdana dengan tajuk “Metamorfosa di Negeri Sakura” menjadi salah satu gebrakan semangat baru atas metamorfosis siswa dari SMKIT FITRAH HANNIAH yang berjuang bersama dalam mengarungi negeri Sakura. Sebagai buah pemikiran dari Division of Public Relation di SIT FITRAH HANNIAH yang dipimpin oleh Bapak Syahri Fitrah bersama Bapak Agusta Maulana Putra dan Bapak Habib Alwi, NGULIK juga menghadirkan insipirasi dalam edukasi untuk tidak hanya sekedar K.E.P.O (Knowing Everything Particular Object) namun dengan melibatkan perbincangan yang ringan dan tetap berada dalam standar yang bermutu.

Dengan menghadirkan 2 Narasumber muda, yakni Muhammad Rizky Ramadhan (kak Rama) dan Fadhilah Ilyash (kak Ilyas), NGULIK juga menggandeng Ibu Widya Destiara (Mrs. Widya) yang merupakan salah satu guru yang memiliki Jiwa Muda di SMKIT FITRAH HANNIAH untuk menjadi moderator dalam menyemarakkan episode perdana NGULIK (Jumat, 19 Februari 2021 pukul 13.30 WIB). Dihadirkan secara live streaming di channel YouTube, Instagram dan siaran tunda Facebook SIT FITRAH HANNIAH, NGULIK telah mencapai sekitar kurang lebih 600 views.

Mengulik kehidupan manusia telah menjadi aspek yang paling menarik dari aspek kehidupan manusia lainnya. Berawal dari sinilah, program NGULIK dikemas dengan melakukan interaksi bersama “SOBAT NGULIK”, begitulah yang kerap disapa Mrs. Widya kepada pemirsanya, melalui QnA (Questions and Answers) yang dituliskan oleh SOBAT NGULIK pada kolom komentar. Komentar apik, unik dan bahkan menggelitik mengiringi NGULIK ini hingga 180 menit di episode perdananya itu. Komentar komentar unik itu membuat moderator dan narasumber menghadirkan gelak tawa tipis, ditambah lagi  karena banyaknya pertanyaan nyeleneh yang dilontarkan namun tidak mungkin dibacakan secara langsung oleh Moderator. Pertanyaan seputar makanan pun menjadi yang paling sering diajukan diantara daftar pertanyaan lain pada kolom komentar. Hal ini menjadi bukti bahwa NGULIK telah merebut hati dan antusiasme pemirsanya dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan dan tanggapan serta support yang masuk melalui kolom komentar.

So, penasaran dengan Episode NGULIK selanjutnya? Atau ketinggalan Nonton Episode perdana nya?

Saksikan hanya di official account of SIT FITRAH HANNIAH

Stay tuned!

2 comments

  • Hadi Subarna
    / Balas

    Subhanallah .. semoga perjalanan hidup kalian selalu diberkahi oleh Allah ..

  • / Balas

    MasyaAllah,

    Superb ✔️

Leave a comment

CLOSE
CLOSE